Logo Medali TB

  • Back
  • Menu
  • Tentang Medali TB
  • Tim Penyusun
  • Analisis Skor Prediksi Diagnosis
  • Sistem Skor Prediksi Diagnosis
  • Kategori Diagnosis
  • Daftar Akun
  • Login Akun

Analisis Skor Prediksi Diagnosis

  1. Home

Berdasarkan penelitian dengan judul Model prediksi diagnosis limfadenitis mediastinal tuberkulosis berbasis karakteristik klinis, radiografi, sonogram dan ekspresi protein MPT64 oleh tim penyusun di RSUP Persahabatan, didapatkan enam belas variabel yang bermakna dengan analisis multivariat regresi logistik.

Tabel analisis multivariat regresi logistik

Variabel Klasifikasi / Satuan LMTB
(N=53)
Bukan LMTB
(N=47)
P value ORadj (95% IK)
Jenis kelamin Perempuan 32 18 0,007 1,822 (1,179–3,178)
Laki-laki 21 29
Usia (Median; Min–maks) 39; 18–85 51; 18–82 0,005 2,036 (1,819–4,213)
Kontak TB Ya 35 29 0,038 1,526 (1,012–2,820)
Tidak 12 24
Riwayat merokok Tidak 35 21 0,021 1,917 (1,072–2,759)
Ya 18 26
Diabetes melitus Ya 23 9 0,002 3,209 (3,903–9,062)
Tidak 30 38
Penurunan berat badan Ya 28 36 0,013 1,514 (1,210–3,291)
Tidak 11 25
RNL (Median; Min–maks) 3,23; 1,11–13,70 0,75; 1,35–14,60 0,009 1,782 (1,334–3,467)
Pelebaran mediastinum Ya 27 12 0,004 3,892 (3,525–6,897)
Tidak 26 35
Stasiun KGB 2L Tidak 52 36 0,006 5,697 (3,380–8,074)
Ya 1 11
Bentuk lesi Oval 37 23 <0,001 1,879 (1,793–4,159)
Bulat 16 24
Ukuran lesi <10 mm 44 17 <0,001 4,987 (3,059–5,248)
>10 mm 9 30
Batas lesi Tidak tegas 44 18 0,008 1,534 (1,287–2,021)
Tegas 9 29
Sentral hilus Ya 42 16 0,023 2,214 (1,041–4,019)
Tidak 11 31
Internal eko Ya 44 31 0,011 1,496 (1,095–2,671)
Tidak 9 16
Lapisan tipis ekogenik Ya 41 27 0,019 1,705 (1,421–3,784)
Tidak 12 20
Nodal matting Ya 40 11 <0,001 2,168 (1,663–3,943)
Tidak 13 36

Singkatan: LMTB, limfadenitis mediastinal tuberkulosis; ORadj; Odd Ratio adjusted; TB, tuberkulosis; KGB, kelenjar getah bening; RNL, rasio neutrofil limfosit; Min-maks, minimun-maksimum


Dari variabel-variabel tersebut dilakukan penetapan nilai koefisien beta dan standard error (SE) untuk selanjutnya dilakukan perbandingan diantara keduanya (beta/SE dengan pembulatan 2 desimal). Perbandingan koefisien beta/SE terkecil (variabel penurunan berat badan) ditetapkan sebagai angka referensi dan ditetapkan dengan nilai skor 1. Untuk variabel lainnya dilakukan perbandingan niai beta/SE variabel tersebut dengan dengan nilai beta/SE variabel referensi sehingga didapatkan nilai skor untuk setiap variabel.

Tabel skor variabel dalam prediksi diagnosis Limfadenitis Mediastinal TB

NO Variabel Beta SE B/SE Skor
1 Perempuan 0,600 0,243 2,460 1,3
2 Usia <40 tahun 0,711 0,179 3,97 2,1
3 Kontak TB 0,423 0,223 1,89 1,0
4 Tidak merokok 0,651 0,302 2,16 1,1
5 DM (Diabetes Melitus) 1,166 0,153 7,62 4,4
6 Penurunan BB 0,415 0,169 2,46 1,3
7 RNL <3,24 0,578 0,191 3,03 1,6
8 Pelebaran mediastinum 1,359 0,167 8,14 4,3
9 KGB 2L (-) 1,740 0,209 11,55 6,1
10 Oval 0,631 0,139 4,54 2,5
11 <10 mm 1,607 0,193 8,33 4,4
12 Tidak tegas 0,428 0,153 2,80 1,4
13 Sentral hilus 0,795 0,168 4,73 2,4
14 Internal eko 0,385 0,185 2,08 1,1
15 Lapisan tipis ekogenik 0,534 0,166 3,22 1,7
16 Nodal matting 0,774 0,178 4,35 2,3
  Konstanta -2,618

Singkatan: SE, standard error; TB, tuberkulosis; DM, diabetes melitus; BB, berat badan; RNL, rasio neutrofil limfosit

Dengan menggunakan tes Hosmer dan Lemeshow didapatkan nilai kemaknaan sebesar 0,919 yang menandakan menerima hipotesis null, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan bermakna antara model dengan nilai observasinya. Model prediksi diagnosis selanjutnya dianalisis menggunakan analisis ROC dengan nilai area di bawah kurva 0,972 (95% IK 0,945-0,999). Kurva ROC untuk model prediski disajikan pada gambar dibawah ini.

Gambar kurva Receiver Operator Characteristics (ROC) untuk model prediksi

Kurva Receiver Operator Characteristics (ROC) untuk model prediksi diagnosis

Copyright 2026

MEDALI TB By dr. Arum